Lima Jenis Pajak Event Organizer, Apa Saja? Cari Tahu Pada Sini!

Apa saja pajak yg dikenakan buat In House Training bisnis event Jasa Event Organizer organizer? Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai pengertian & jenis-jenis usaha event organizer dan jua pajak yg dikenakan atas bisnis ini.Pengertian Event Organizer

Apa yg dimaksud dengan event organizer? Berdasarkan Surat Edaran Nomor SE-11/PJ.53/2003, event organizer atau jasa penyelenggara aktivitas merupakan aktivitas usaha yang dilakukan sang pengusaha jasa penyelenggara kegiatan, antara lain meliputi kegiatan-kegiatan misalnya penyelenggaraan pameran, pameran konvensi, pagelaran musik, pesta, seminar, peluncuran produk, konferensi pers, dan kegiatan lainnya yang memanfaatkan jasa penyelenggara aktivitas termasuk pada dalamnya aktivitas-kegiatan yg mendukung aktivitas-aktivitas tersebut, baik atas permintaan dan pengguna jasa penyelenggara aktivitas juga diselenggarakan sendiri oleh pengusaha jasa.

Kegiatan lainnya yang dimaksud adalah kegiatan-aktivitas lain dalam bentuk apapun yg memanfaatkan jasa event organizer, seperti talk show, penarikan undian, fashion show, ajang lomba, & sejenisnya.

Sedangkan aktivitas-kegiatan yg mendukung terselenggaranya suatu aktivitas baik sebelum, selesainya, maupun pada saat acara seperti pemesanan gedung, penyediaan ruangan, persiapan interior, penyediaan sound system, penyediaan penari latar, & sebagainya yang memanfaatkan jasa penyelenggara kegiatan.Jenis Kegiatan Event Organizer

Meski namanya event organizer, rupanya usaha ini terbagi ke pada beberapa jenis, pada antaranya:1. Wedding Organizer

Dari nama & singkatan, sekilas wedding organizer & event organizer ini berbeda. Namun sebenarnya, keduanya merupakan satu bisnis yg sama. Wedding organizer merupakan jasa penyelenggara aktivitas pernikahan, seperti pesta, resepsi, penyewaan hotel, dekorasi pelaminan dan ruangan acara, & lain-lainnya. dua. Musik dan Hiburan

Ini merupakan jasa event organizer yg menyelenggarakan kegiatan pada bidang hiburan, terutama musik, misalnya live concert yang mengundang musisi.3. Brand Activation

Jasa event organizer yg satu ini spesifik beranjak menyelenggarakan program buat mempromosikan suatu produk menjadi bentuk pengenalan brand pada kalangan konsumen maupun mempertinggi penjualan produk tadi.4. MICE

MICE merupakan singkatan menurut Meeting, Incentive, Convention, Exhibition. Ini adalah event organizer yg berkecimpung pada bidang penyelenggaraan program berbentuk pertemuan.5. One Stop Service Agency

Ini merupakan jenis event organizer yg menyelenggarakan berbagai jenis program sampai skala internasional. Jasa penyelenggara aktivitas ini umumnya bisa memenuhi permintaan pengguna jasa, mulai menurut permintaan tema dan jenis program, hingga menggunakan menangani aspek lain pada acara secara lengkap.6. Penyelenggara Ulang Tahun

Jenis event organizer yang satu ini spesifik menyelenggarakan program ulang tahun sinkron permintaan pengguna jasanya.7. Penyelenggara Pribadi

Jenis event organizer ini khusus menyelenggarakan pesta langsung. Umumnya, pengguna jasanya merupakan konsumen kalangan tertentu.Jenis Pajak Event Organizer

Meski menyelenggarakan jasa, event organizer juga mengurus hal-hal lain misalnya penyewaan gedung acara, pembelian dekorasi, & sebagainya yg berkaitan dengan kegiatan tadi. Karena itu, usaha jasa ini dikenakan berbagai jenis pajak. Berikut ini jenis pajak event organizer beserta penjelasannya:1. PPh Pasal 23

Jika event organizer berbentuk badan usaha atau perusahaan, jasanya dikenakan PPh Pasal 23 yg harus dipungut sang penerima jasanya yang jua berbentuk badan usaha. Tarif pemotongannya sebesar 15% atau 2%, Pembicara Seminar tergantung jenis objek pajaknya.

Di sisi lain, jasa penyelenggara kegiatan ini juga wajibmemungut dan melaporkan PPh Pasal 23 jika memakai jasa lainnya, seperti jasa dekorasi, jasa fotografer, dan sebagainya.

Baca Juga: Kewajiban Lapor Bukti Pemotongan Melalui e-Bupot2. PPh Pasal 21

Jika event organizer adalah jasa perorangan alias bukan berbentuk badan bisnis, jasa bisnis ini dikenakan PPh Pasal 21 dan harus dipungut oleh penerima jasa.

PPh Pasal 21 ini turut dikenakan jika event organizer adalah badan usaha dan memiliki karyawan yg bekerja di dalamnya. Maka, pengusaha jasa wajibmemotong PPh Pasal 21 atas penghasilan karyawannya.3. PPh Pasal 4 ayat 2

Jasa event organizer wajibmembayar dan melaporkan PPh Pasal 4 ayat dua Jasa EO bila menyewa tanah atau gedung buat menyelenggarakan program.4. PPh Final 0,lima%

Pelaku usaha event organizer wajibmemungut dan melaporkan PPh Final 0,lima% menurut penghasilan bruto bila omzet tahunannya kurang dari Rp4,8 milyar.lima. PPN

apabila event organizer telah sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan omzet tahunannya telah mencapai atau melebihi berdasarkan Rp4,8 milyar, harus memungut dan melaporkan PPN sebesar 10% atas jasa kena pajak.

Kewajiban lainnya adalah bila pelaku usaha jasa event organizer memakai pembukaan & memilih untuk dikenakan pajak penghasilan menggunakan tarif 25% sinkron UU PPh Pasal 17, harus baginya buat melaporkan SPT Tahunan. Ini berlaku baik pelaku usaha adalah langsung juga badan usaha.

Itulah jenis-jenis pajak event organizer. Tergantung menurut jenis kepemilikan jasa, penerima jasa, serta omzet tahunannya, tidak semua pajak pada atas perlu dikenakan dalam usaha penyelenggara aktivitas ini. Tetapi, Outbound Training terdapat kemungkinan jua apabila Anda harus mengelola seluruh jenis pajak tersebut.

Anda dapat mengelola pajak event organizer dengan lebih mudah memakai penyedia jasa pelaksanaan perpajakan misalnya OnlinePajak. Sebagai mitra resmi DJP, OnlinePajak memiliki aneka macam layanan yang memudahkan Anda pada mengelola transaksi, payroll, & pajak bisnis Anda. Mulai berdasarkan pembuatan dan pengiriman invoice, penghitungan honorkaryawan, pembayaran dan pelaporan pajak bisnis Anda. Silakan cek paket sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda pada sini.