Model Perjanjian Sewa Alat Berat

Mahmud Kusuma, S.H., M.H.

Sebelumnya platform Hukumindo.com telah membahas mengenai “Contoh Perjanjian Kerjasama (Joint Operational) Batubara”, & masih pada edisi sewa alat berat bali aspek aturan sektor industri Batubara, dalam kesempatan kali ini alamat linajaya akan disinggung tentang Contoh Perjanjian Sewa Alat Berat. Perhatikan contoh berikut ini:[1]

PERJANJIAN SEWA ALAT BERAT

Pada hari ini ……….. lepas ………… yg bertanda tangan pada bawah ini:

Nama: ……………………….

Perusahaan: ……………………….

Jabatan: ……………………….

Alamat: ……………………….

Selanjutnya dianggap menjadi Pemilik atau “Pihak Pertama”.

Nama: ……………………….

Perusahaan: ……………………….

Jabatan: ……………………….

Alamat: ……………………….

Selanjutnya dianggap menjadi Penyewa atau “Pihak Kedua”.

Kedua belah Pihak setuju buat mengadakan perjanjian sewa alat berat menggunakan ketentuan & kondisi yg diatur pada pasal-pasal di bawah ini:

Spesifikasi, Lokasi Kerja dan Harga Sewa

1. Pihak Pertama bersedia menyewakan indera berat kepada Pihak Kedua dan Pihak Kedua setuju buat menyewa alat berat kepada Pihak Pertama dengan jenis sebagai berikut:

   No:   Tipe ALat Berat   Jumlah Unit Yang Disewakan   Harga Sewa Alat Per Jam       Jumlah Harga

   1.               DT

   dua.              Exca

   tiga.             Gridder 

dua. Harga sewa alat berat pada atas telah nett, tanpa pemotongan pajak, dan kedua belah pihak putusan bulat bahwa tarif sewa indera berat dalam Pasal 1 nir akan berubah selama perjanjian belum berakhir.

tiga. Lokasi Kerja (site) Pihak Kedua berada pada ……………………….

Tempat, Waktu Dan Kondisi Penyerahan Alat Berat

1. Tempat Penyerahan Alat Berat di ……………….

2. Pihak Pertama bersedia menyerahkan alat berat pada Pihak Kedua dilokasi kerja dalam kondisi siap operasi sesuai Pasal 1 ayat tiga perjanjian ini setelah Pihak Kedua menyelesaikan pembayaran sesuai kesepakatan .

Biaya Mobilitasi Dan Demobilisasi 

1. Biaya Mobilisasi dan Demobilisasi ditanggung sang Pihak Kedua baik dari pengambilan alat sampai pengembalian indera & harus disetujui oleh Pihak Pertama.

2. Biaya Mobilisasi wajibdibayar pada depan sebesar Rp. ……. X Unit = Rp. ……………… (…………….Rupiah).

Biaya Operasi, Biaya Pemeliharaan Dan Biaya Perbaikan Alat

1. Selama masa penyewaan indera berat, keperluan oli, pemugaran kerusakan, pergantian spare part & mekanik menjadi tanggung jawab Pihak Pertama.

dua. Pemakaian BBM (Bahan Bakar Minyak) solar buat keperluan operasi sebagai tanggung jawab Pihak Kedua. Dan harus disiapkan sinkron menggunakan kerja alat seharinya. Dan jika nir mencukupi, maka Pihak Pertama meminta diisi baliksesuai permintaan masuk akal.

1. Kebutuhan operator & helper (makan, minum, loka tinggal & transportasi) sebagai tanggung jawab Pihak Kedua.

2. Uang makan operator per hari/shift merupakan Rp. ……………… (……………..Rupiah).

3. Jika indera stand by, uang makan operator merupakan Rp. ……………….. (……………………Rupiah).

Laporan Operasi Alat (Time Sheet)

1. Laporan harian operasi alat dibuat & ditanda tangani sang Pengawas Kerja menurut Pihak Kedua atau atas nama Penyewa Alat.

dua. Seluruh pekerjaan proyek sesuai dengan arahan menurut Pengawas Lapangan/Pihak Kedua.

tiga. Jika terjadi kesalahan pengerjaan lantaran arahan menurut Pengawas Lapangan/Pihak Kedua, maka Pihak Pertama nir bertanggung jawab atasnya.

4. Apabila indera stand by (tidak bekerja) disebabkan karena hujan atau banjir, maka akan dihitung/charge minimum 6 (enam) jam/hari, walaupun operator terdapat atau tidak ada pada lokasi pekerjaan (site). 

5. Jika alat sudah bekerja di atas 2 (2) jam dan terjadi hujan/alat Berat stand by, maka dihitung menjadi 8 (delapan) jam kerja.

1. Pihak Kedua berkewajiban merampungkan pembayaran sewa di depan sebesar …….. Jam/unitnya serta ditambah dana mobilisasi/demobilisasi indera berat.

dua. Jika pekerjaan telah hampir mencapai nilai dana masuk/….Jam dan Pihak Kedua masih akan memperpanjang masa sewa alat berat, maka wajibmemberitahukan kepada Pihak Pertama dalam jangka waktu 2 (2) hari sebelumnya dan menuntaskan pembayaran perpanjangan berikutnya.

3. Jika pekerjaan telah mencapai nilai dana masuk/…..jam & dalam ketika 2 (dua) hari nir terdapat kejelasan perpanjangan sewa menurut Pihak Kedua, maka Pihak Pertama berhak menarik atau mengambil kembali alatnya berdasarkan lokasi kerja (site) Pihak Kedua tanpa pemberitahuan apapun pula.

1. Pihak Kedua wajibuntuk menyediakan security, guna menjaga keamanan alat pada lokasi kerja (site).

2. Pihak Kedua harus membayar ganti rugi terhadap indera berat apabila terjadi pencurian, kehilangan & kerusakan pada bentuk apapun yg dilakukan secara sengaja maupun nir sengaja. 

tiga. Apabila indera jatuh/mengalami kecelakaan dalam saat pada lokasi kerja, maka biayayg muncul dampak hal tadi sebagai tanggung jawab sepenuhnya menurut Pihak Kedua.

4. Apabila terjadi kecelakaan kerja terhadap operator, maka seluruh biayayg ada dampak kecelakaan akan sebagai tanggung jawab Pihak Kedua. 

1. Perjanjian ini berlaku sejak ditanda tangani oleh Kedua Belah Pihak hingga alat terselesaikan bekerja sesuai dana yg diterima/….. jam kerja.

dua. Perjanjian ini akan diperpanjang balikbila terdapat kesepakatanoleh Kedua Belah Pihak baik pembayaran juga hal lainnya.

3. Perjanjian ini tetap berlaku apabila ada tambahan perpanjangan jam indera, terkecuali terdapat item yg akan berubah dengan sendirinya misalnya kasus mobilisasi indera.

Pemindahan, Pengambilan Dan Penggunaan Alat

1. Alat tidak boleh dipindahkan oleh Pihak Kedua sebelum masa jam perjanjian belum habis, kecuali ada persetujuan menurut Pihak Pertama.

2. Apabila Pihak Kedua akan menggunakan indera ke luar lokasi pada luar perjanjian ini, sedang masa jam alat belum habis, maka Pihak Kedua wajibmemberitahukan pada Pihak Pertama sebelumnya.

3. Apabila masa jam kerja indera belum habis dari masa perjanjian, maka Pihak Kedua wajibmencari jalan penyelesaiannya & jika nir ada jalan penyelesaiannya dari Pihak Kedua, maka Pihak Pertama akan memberlakukan cash charge/harinya minimal 8 (delapan) jam sampai jam perjanjian mencapai target yang telah disepakati beserta. 

4. Tidak dibenarkan jika Pihak Kedua merentalkan kembali/menyewakan pulang alat Pihak Pertama kepada Pihak lain dan jika masih ada hal tadi, maka perjanjian ini putus dengan sendirinya dan seluruh biayamenjadi tanggung jawab Pihak Kedua kepada Pihak Pemakai dan Pihak Pertama akan menarik indera dari lokasi Pihak Kedua tanpa pemberitahuan apapun & semua pembayaran tidak dapat ditarik baliksang Pihak Kedua kepada Pihak Pertama.

1. apabila timbul perselisihan antara Pihak Pertama menggunakan Pihak Kedua, maka sebisa mungkin akan diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

dua. Jika perselisihan tidak bisa diselesaikan secara musyawarah, maka ke 2 belah pihak setuju buat menyelesaikan kasus tadi secara aturan yg berlaku.

tiga. Jika terjadi kesalahpahaman pada luar dari perjanjian, maka Pihak Kedua dianggap lalai dan nir tahu isi menurut perjanjian, & Pihak Pertama permanen berpedoman pada perjanjian dalam merampungkan perkara.

Demikian perjanjian sewa alat berat ini ditanda-tangani oleh Kedua Belah Pihak pada rangkap 2 (dua), bermeterai relatif & berkekuatan aturan yg sama & dibuat tanpa paksaan serta tekanan dari pihak manapun.

Pihak Pertama                   Pihak Kedua

Ttd.                                    Ttd.

(Pemilik)                           (Penyewa) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *